Sabtu, 08 Februari 2014

Mommy Mode: On

- Februari 08, 2014 0 komentar

Semua bermula karena budheku sakit dan aku ada tanggung jawab sebagai ketua di sebuah acara. Mau nggak mau aku harus ikut membantu orangtuaku walopun di sisi lain juga harus nyiapin keperluan acara besok. Belum selesai urusan rumah, jam setengah dua sore sampe ruang PIA nggak tega juga buat nggak bersih-bersih. Barang dan sampah ada dimana-mana. Padahal jam enam sore.nya mau dipakai rapat PIA. Kalau nggak dibersihin nanti juga pasti nggak nyaman. Mau nggak mau ya udah kubersihin. Pas ngebersihin ruang PIA somehow I felt like a mommy. Soalnya ngebayangin kakak-kakak PIA yang dateng terus tempatnya bersih kan menyenangkan. Jadi semangat buat bersih-bersih ^_^

But in another way, I forgot to collect all the things for com.build =_=" *stupid one*

Asik-asik ngebersihin ruang PIA, malah jadi lupa waktu nggak kerasa udah setengah empat aja *WTH* So, aku buru-buru beberes dan pulang.

Nggak pake makan ma istirahat, langsung mandi ambil tas cus rapat PIA *serasa emak-emak kantoran yang sibuk* sampe sana ternyata masih sepi. Yaah...nggak apa apa sih toh aku juga emang sengaja dateng awal. Habis kemungkinan yang mimpin rapat ya paling aku *hadeh* Ya udahlah ya...sambil nunggu aku nyiapin snack rapat *untung aku masih ada oleh-oleh dari Bandung hahaha*

Satu demi satu kakak PIA berdatangan sampe ada tiga belas orang. Wonderfull!!! Aku bahagia bangeeet :') Akhirnya rapat dimulai dan kita berbahagia bersama....I love you guys :*

Sampe akhirnya aku harus pulang dan mempersiapkan segalanya. Eh...nggak tahunya tante.ku udah di rumah *pasti budhe yang minta dateng deh* yah, mau nggak mau berhubung mamaku yang "luar biasa" udah tidur, jadi aku harus bersih2 kamar deh buat tante. Padahal belum siap2 buat besok juga *fiuuuh*

But in the other side, I feel so happy. I feel like a REAL WOMAN. Working and clean the home. So happy!!! :D

Jumat, 07 Februari 2014

Horrible Morning

- Februari 07, 2014 0 komentar

Aku nggak tahu lagi deh apa ini efek kemarin apa nggak. Tapi plisss banget jangan sampe sakit besok udah makrab, senin udah kuliah. Salahku juga kali ya kemaren jalan-jalannya ampe jauh-jauh. Ampe Imogiri, sampe nyaris mau ke kebun buah mangunan. Hadeeew.. bodohnya aku lagi aku nggak pake jaket dan waktu gerimis nggak pake mantol. Mungkin itu yang bikin aku sakit sekarang kali ya. Tapi plisss banget jangan sakit. Masih banyak tanggungan yang harus kukerjain. Kayaknya aku sering banget ngeluh di blog hahahaha...biarin lah, aku nggak pengen ngeluh ke orang lain kok :)

Kamis, 06 Februari 2014

Jeritan Hati Saat Lelah

- Februari 06, 2014 0 komentar
Rasanya benci kalau disuruh ngomongin apa ditanyain "Gimana kuliah?" atau "Apa kabar?" somehow itu ngebawa aku buat bermuka dua. Belum kata-kata orang itu yang mengharuskan IP yg tinggi. Sementara sejujurnya aku tidak terlalu menyukai jurusan yang aku ambil. Aku hanya tertarik dan ingin membahagiakan orang tua. Hanya sesimpel itu. Tapi masih aja harus denger komentar-komentar orang yang nggak enak. Udah berusaha buat "budeg" berusaha buat "nyumpelin kuping" tapi masih aja jebol. Aku tahu maksudnya baik, aku tahu terkadang itu akibat kesalahanku. Tapi aku bosan. Apalagi untuk bertampang manis penuh senyum, CAPEK!!!
Emang dikira gampang, kuliahku ditambah dengan keadaan juga situasi dan kondisiku tuh nggak segampang itu. Kuliah penuh tekanan berat dari berbagai sudut. Rasanya kayak terkekang di keramaian. Aku yang anak tunggal harus memahami keadaan keluarga juga keluarga besar yang mempunyai pandangan yang luar biasa berbeda satu dengan yang lainnya. Meskipun aku anak tunggal, namun suatu saat nanti pun aku yang harus bertanggung jawab terhadap orang tuaku. Itu membuatku tak ingin menyusahkan mereka terutama ayahku. Namun bagaimana aku bisa bergerak kalau terkekang seperti ini. Sejujurnya aku tak pernah menemukan bagaimana sosok diriku yang sebenarnya. Setiap aku ingin memunculkan sosokku, kembali aku harus memberikan wajah senyum, atau menutup mulut dan membuka telinga lebar-lebar untuk mendengarkan keluh kesah orang lain sudah begitu masih pula harus berpikir keras untuk memberikan tanggapan atas keluh kesah mereka. Kondisi yang ada tidak mengizinkanku untuk bertingkah sesukaku. Bisa saja aku mengambil tindakan tindakan nekat yang bisa memajukan pribadiku, tapi aku tahu itu akan berimbas pada orang-orang yang paling dekat denganku. Aku sungguh tak mengerti. Keinginanku sederhana, aku ingin hidup bebas tanpa menyusahkan orang lain itu saja. Bukan aku ingin hidup sendiri, aku hanya tidak ingin orang lain mencampuri urusanku. Yaaah...mungkin saat menemukan ini kalian akan berpikir macam-macam, ada yang benci, ada yang kasihan, ada yang positif, ada yang negatif. Namun aku bukan tipe orang yang mudah memendam sesuatu masalah terlalu lama. Mungkin saat ini aku begitu lelah sehingga menulis kata-kata ini. Namun besok aku pasti sudah melupakannya...karena aku tidak mau mengingat hal-hal kelam yang tidak berguna bagi masa depan.

Senin, 16 September 2013

Ikhlas...

- September 16, 2013 0 komentar
Aku selalu berusaha tegar di depan orang lain. Selalu memberi senyum meski tak ingin, selalu tertawa meski menangis dan tertekan. Jangan kira aku tak punya masalah. Begitu banyaknya masalah sehingga aku tidak bisa berkembang lebih. Aku tak mau orang lain kasihan padaku. Terlebih lagi jika mereka hanya kasihan tanpa mengerti perasaanku. Maka dari itu yang kalian tahu aku selalu tertawa, selalu tersenyum dan ceria, selalu berusaha menghadapi masalah dengan tidak mengedepankan emosi. Aku senang tidak ada yang berhasil memasuki benteng pertahananku. Sampai akhirnya seseorang masuk dan meruntuhkannya. Bagaimana bisa aku yang selalu ceria dan tersenyum di depan kalian tiba tiba menangis hanya karena sebuah hal kecil, hanya sebuah percakapan sederhana. Percakapan kecil, singkat, namun bermakna untukku, sangat bermakna :')
Mungkin kamu nggak menyadari kalau percakapan itu sangat berarti untukku, mengingat kita yang berminggu minggu tanpa bicara apapun. Kamu sanggup meruntuhkan benteng pertahananku. Kamu berhasil menghancurkan topengku selama ini. Kumohon supaya cuma kamu dan hanya kamu yang tahu. Kumohon jadikanlah aku temanmu. Aku tak berharap lebih jadi teman pun cukup bagiku yang penting adalah melihatmu bahagia. Hanya itu saja harapanku untukmu :')

Selasa, 16 Juli 2013

Love is complicated???

- Juli 16, 2013 0 komentar
Ada seorang teman berkata "Cinta itu rumit"...aku selalu  memikirkannya.
Semakin aku memikirkannya, semakin aku tak bisa melupakannya.
Semakin aku tak bisa melupakannya, semakin aku terperosok jauh ke dalam.

Pernah terpikir olehku untuk melupakan semuanya. Tapi tak bisa.
Akankah hal ini menjadi hal yang "rumit"?
Kenapa harus "rumit"?

Cinta adalah hal yang baik, tapi kenapa harus "rumit"?
Hal yang baik bukanlah hal yang harus dihindari.
Hal yang baik harus dimengerti dan dipahami agar semakin baik

Menahan diri, selalu menahan diri.
Melihat dari jauh, untuk menjaga
Bersembunyi dan berkata "Aku baik-baik saja" atau  "nggak masalah"



Bermuka dua, selalu bermuka dua
Jangan pikir ini mudah dilakukan
Tidak ada yang mau melakukannya

Hanya ada satu hal penting
"I miss you, I love you"
Sungguh sulit ditahan

Meskipun teman itu bilang "Cinta itu rumit"
Cinta tetaplah cinta
Sayang tetaplah sayang




Sabtu, 06 Juli 2013

First Xperience for getting money

- Juli 06, 2013 0 komentar

    Waaaaah....kaget rasanya. Niat hati padahal cuma mau Saguh Jaya gitu bantuin Mbak Anin. Nggak tahunya dikasih UANG!!! MONEY,MAAAAAN!!!!!
    Masalah jumlah itu nggak penting tapi bagiku pengalaman ini sangat berharga. Aku bersyukur banget aku belajar hidup lewat orang-orang yang begitu hebat. Aku bersyukur Tuhan menciptakan aku di lingkungan yang selama ini kudapat. Aku bersyukur Tuhan memberikanku banyak sumber pembelajaran hidup. Hari ini aku belajar bagaimana bersikap profesional di atas panggung khususnya dalam hal seni suara. Meskipun aku tertarik dengan bidang seni suara, namun aku  tidak mempunyai banyak waktu untuk mencurahkan semua waktuku untuk paduan suara. Makanya aku tidak mengikuti PSM atau paduan suara lain. Namun tadi aku bisa belajar bagaimana harus menjadi dewasa. Bagaimana harus bergaul dengan banyak orang. Bagaimana harus menempatkan diri. Bagaimana harus meraih cita-cita?
    Bulat tekadku untuk belajar sesuatu hal yang akhirnya bisa menghasilkan uang seperti tadi. Bisa menghasilkan uang dari sesuatu yang kita sukai itu ternyata sangat menyenangkan dan memuaskan hati. Meskipun dengan jumlah nominal uang yang sekadarnya tapi itu sangat berharga. Sungguh aku belajar banyak dari semua ini. Terima kasih Tuhan atas semua pelajaran yang telah kau berikan pada hambamu ini :D sungguh aku sangat berterima kasih. Ya Tuhan, semoga aku juga bisa menjadi diriku sendiri yang senantiasa rajin dan tekun namun juga tak lupa pada orang lain maupun kepentingan diri sendiri yang memang dibutuhkan. Namun yang paling penting jangan sampai aku melupakan Engkau :) Terima Kasih Tuhan Yesus, untuk berkat dan kasihmu hari ini kepadaku :)

Rabu, 29 Mei 2013

Semakiiiin nggak tiduuur -_-

- Mei 29, 2013 0 komentar
Ya ampyuuuuuun tugas menumpuk dan aku semakin nggak tidur. rasa-rasanya otak manusia itu hebat banget sampai bisa mikir 1001 hal kayak gini benar benar hebat wonderful sekali hahaha :D
SEMANGAAAAAT!!!! semuanya akan segera berakhir, kamu pasti bisa melewatinya...
 

Clara's Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review